This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Wonogiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wonogiri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 April 2014

Perhatikan, 5 Obat Herbal Ini Bisa Merusak Tubuh Jika Sembarangan Dikonsumsi


Wonogiri. Selama ini, penggunaan tanaman obat untuk mengatasi berbagai penyakit diyakini banyak orang tidak akan menimbulkan efek samping alias 100 persen aman. Nyatanya, jika sembrono mengonsumsi, tanaman herbal justru membuat tubuh makin 'rusak'.

"Minum obat herbal 100 persen aman itu tidak betul. Walaupun alami, herbal juga punya efek samping. Semua orang belum tentu cocok dengan satu tanaman obat misalnya, makanya jangan sembarangan mengonsumsi herbal," tutur Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU Dr. Soetomo, Surabaya, dr Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM di Ritz Carlton Hotel Kuningan, Jakarta Selatan dan ditulis pada Senin (7/4/2014).

Nah, berikut ini beberapa tanaman herbal yang kerap kali dikonsumsi masyarakat tapi jika tidak memperhatikan dosis dan kondisi tubuh saat mengonsumsinya justru bisa membahayakan kesehatan:



1. Ginseng

Untuk menjaga stamina tubuh, ginseng bisa jadi tanaman herbal yang bisa diandalkan. Tapi hati-hati jika Anda memiliki penyakit jantung dan mengonsumsi obat jantung dengan kandungan nitrat, justru Anda berisiko terkena aritmia jantung (detak jantung tidak normal).

                                                                     2. Jus belimbing
Jus belimbing dipercaya bisa menurunkan tekanan darah. Tapi, dr Arijanto menegaskan perhatikan jenis hipertensi yang dialami sebab pada dasarnya hipertensi terdiri dari primary hipertension dan secondary hipertension.

"Secondary hipertension misalnya karena masalah ginjal, minum jus belimbing malah bikin ginjal rusak karena ada zat nefrotoksik dalam belimbing," ujar dr Arijanto.


3. Bawang putih
Bawang putih bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol, dan mengencerkan darah. Tapi, jika Anda ingin mencabut gigi dan terbiasa mengonsumsi bawang putih, baiknya hentikan konsumsi bawang putih dua minggu sebelum cabut gigi. Sebab, bawang putih justru bisa menyebabkan perdarahan sulit terhenti saat proses cabut gigi.


4. Temulawak
Bukan rahasia lagi jika tanaman yang satu ini bisa membantu menjaga stamina dan meningkatkan nafsu makan. Namun, jika Anda mengalami perdarahan lambung, jangan mengonsumsi temulawak dalam dosis tinggi. Sama seperti bawang putih, temulawak bisa menghambat proses pembekuan darah.


                                                             5. Jus jeruk, apel, anggur

Saat mengonsumsi obat penurun kolesterol golongan statin, sebaiknya jangan dibarengi dengan jus jeruk, apel, dan anggur. Hal ini disebabkan dalam jeruk, apel, dan anggur terdapat timin. "Timin bisa mengikat lemak sehingga dia mengikat zat pada statin sehingga efek obat tidak optimal," ujar dr Arijanto.
Sumber : Detik health




Jumat, 20 Desember 2013

Golongan Darah Langka Golongan Darah Paling Langka di Dunia, Parabombay Salah Satunya


Berdasarkan antigen yang dimilikinya, darah memiliki 4 golongan yang terkenal yakni A, B, AB, atau O. Namun pada kasus tertentu, seseorang bisa dilahirkan dengan golongan darah langka di luar keempat golongan tersebut.

Beberapa contoh golongan darah yang dikategorikan langka adalah sebagai berikut,

   1. Golongan Darah Rhesus Negatif

Rhesus adalah sebuah penggolongan atas ada atau tidaknya substansi antigen-D pada darah. Rhesus positif berarti ditemukan antigen-D dalam darah dan rhesus negatif berarti tidak ada antigen-D.

Umumnya, Rhesus posistif dimiliki oleh bangsa Asia. Sementara Rhesus negatif dimiliki oleh bangsa Eropa.

  2. Golongan Darah Parabombay

Dikutip dari ncbi.nlm.nih.gov, situs resmi dari National Center for Biotechnology Information Amerika Serikat, kasus orang dengan golongan darah yang langka pertama kali ditemukan di India. Nama parabombay pun diambil dari Bombay (sekarang Mumbai), nama kota tempat pertama kali kasus tersebut ditemukan.

Dr dr Yuyun Soedarmono, MSc, Direktur Unit Donor Darah Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) mengatakan bahwa golongan darah parabombay sangat langka donornya di Indonesia.

"Donor yang terdaftar hanya satu orang," ujarnya.
   
   3. Golongan Darah Vel

Bermula pada suatu kasus di tahun 1952, seorang wanita berusia 66 tahun di New York menderita kanker usus besar. Pasien tersebut mendapatkan transfusi darah namun tanpa diduga mengalami penolakan dan berpotensi fatal. Para peneliti menggunakan nama belakang si pasien untuk mengingat kasusnya, yaitu kasus pasien Vel.

Kebanyakan orang di dunia memiliki golongan darah Vel-positif. Diperkirakan ada lebih dari 200.000 orang di Eropa dan lebih dari 100.000 di Amerika Utara yang memiliki golongan darah Vel-negatif. Pada 1 dari 2.500 orang keturunan Eropa yang memiliki Vel negatif lalu menerima transfusi Vel positif, tubuhnya akan mengalami gagal ginjal dan kematian dengan mudah..

"Dasar molekuler dari golongan darah Vel negatif tetap sulit dipahami selama lebih dari 60 tahun, meskipun upayanya cukup intens di seluruh dunia," kata peneliti, Bryan Ballif, seorang ahli biokimia dan spectrometrist massa di University of Vermont, seperti dilansir LiveScience (1/4/2013).

  4. Golongan Darah Langereis (LAN) dan Junior (JR)

Menurut para peneliti, sebagian besar manusia memiliki golongan darah LAN positif atau JR positif. Hanya sebagian kecil yang memiliki golongan darah JR negatif atau LAN negatif, terutama sekali sering ditemukan di wilayah tertentu seperti Jepang.

Menurut penelitian, orang-orang dengan golongan LAN negatif dan JR negatif cenderung sulit mengeluarkan sisa metabolisme obat kanker.

"Penemuan 2 jenis golongan darah ini penting dalam menentukan pengobatan. Kami ingin semua orang tahu golongan darahnya sedetail mungkin untuk mengantisipasi efek samping," kata salah seorang peneliti, Dr Lionel Arnaud dari University of Vermont seperti dikutip dari Menshealth.com.

Minggu, 17 November 2013

Ini Saran Psikolog untuk Orang Tua yang Punya Anak dengan Autisme

Memang tak mudah bagi orang tua untuk membesarkan anak dengan autisme. Sewaktu-waktu bisa saja orang tua mengalami kegoyahan mental dalam menghadapi kondisi buah hatinya. Lelah, stress, bahkan depresi merupakan hal-hal yang bisa dialami.

Menurut psikolog RA. Oriza Sativa, S.Psi, Psi, CH,CCR, hal ini memang lumrah dirasakan orang tua sebagai beban psikologis. Perilaku anak autistik yang cenderung tidak bisa diprediksi terkadang bisa membuat orang tua stres. Selain itu, karena autisme merupakan gangguan pervasive yang berlangsung sepanjang hidup, seringkali membuat orang tua putus asa dan merasa apa yang dilakukannya sia-sia.

"Puncaknya terutama saat anak masuk masa pubertas di mana dia juga kurang memiliki social skill. Tapi, beban psikoogis orang tua bisa diminimalisir dengan beberapa cara," kata Oriza dalam acara Talk Show 'Biomarker Skrining untuk Autisme: Sebuah Langkah Besar untuk Pendeteksian Berbasis Ilmiah' di RSIA Grand Family, Penjaringan, Jakarta Utara, dan ditulis Minggu (17/11/2013).

Orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter, minum obat dan vitamin yang diperlukan, terutama bagi orang tua yang memiliki penyakit seperti darah tinggi dan diabetes, makan makanan bergizi, istirahat cukup, mengalihkan stress dengan hobi, rekreasi, meditasi, curhat, serta berkonsultasi dengan psikolog jika diperlukan.

"Ibadah juga penting ya karena dengan kita berdoa pada Tuhan, kita akan merasa lebih tenang dan kita bisa mensugesti diri kita untuk lebih berpikir positif. Perilaku individu autistik yang beragam dan susah diprediksi jelas menimbulkan beban makanya kalau tidak ditangani secepatnya bisa mengakibatkan stress berkepanjangan bahkan depresi," jelas Oriza.

Selain beban psikologis, orang tua yang mempunyai anak dengan autisme juga bisa merasakan beban substansial. Misalnya masalah finansial seperti biaya terapi, konsultasi dokter, obat, serta suster. Belum lagi mencari terapis dan sekolah untuk anak autistik pun susah-susah gampang. Selain itu, Oriza mengatakan kecemburuan dari saudara kandung bisa jadi beban tersendiri untuk orang tua.

"Maka dari itu sebaiknya jangan sampai saudara kandung yang lain diabaikan. Penting juga bagi orang tua untuk memberi tahu mereka bahwa saudaranya spesial sehingga membutuhkan perhatian khusus. Tapi tetap orang tua harus memperhatikan mereka juga ya," kata Oriza

Sumber : DetikHealth

Kamis, 31 Oktober 2013

Pesan Menkes untuk Tenaga Medis dalam Melayani Pasien HIV-AIDS


 Untuk memperoleh informasi dasar atau layanan HIV-AIDS, masyarakat tak perlu lagi langsung datang ke rumah sakit atau puskesmas. Sebab, mulai hari ini, masyarakat bisa memperoleh informasi HIV-AIDS melalui aplikasi AIDS Digital yang tersedia dalam bentuk webisite atau mobile application.

Dengan adanya AIDS Digital, Menteri Kesehatan dr Nafsiah mboi, SpA, MPH berharap masyarakat tak malu lagi atau enggan untuk mencari layanan terkait HIV. Dengan aplikasi ini, biaya, tenaga, dan waktu bisa dihemat jika masyarakat ingin mengakses informasi atau layanan untuk HIV-AIDS.

"Saya juga minta jajaran rumah sakit baik vertikal, daerah, atau swasta mau melayani masyarakat terkait dengan HIV dengan baik, memperluas kampanye 'Aku Bangga Aku Tahu' termasuk sosialisasi AIDS Digital. Serta memberi layanan kepada ODHA tanpa diskriminasi dan stigma. Serta memberi pelayanan komprehensif berkesinambungan terkait HIV-AIDS," papar Nafsiah.

Hal itu disampaikan Nafsiah dalam acara Peluncuran Tampilan Baru Website Kementerian Kesehatan dan Aplikasi AIDS Digital di Kantor Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2013)

Nafsiah menambahkan hampir 71 persen kasus baru HIV terjadi pada kelompok muda. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi melalui AIDS Digital ini diharapkan masyarakat bisa menjauhi perilaku berisiko, tahu, dan mau melakukan upaya pencegahan, serta mau melakukan tes kesehatan jika dia melakukan perilaku berisiko. Sehingga getting to zero yaitu zero new infection, zero related death dan zero stigma and discrimination bisa dicapai.

Hari ini, tak hanya AIDS digital saja yang diluncurkan tetapi juga tampilan baru website Kementerian Kesehatan. "Website yang dulu membosankan, tidak user friendly ternyata bisa dibuat lebih baik. Saya lebih bangga lagi dengan Kementerian Kesehatan karena bisa tingkatkan kerjasama dengan LSM seperti IAC dan teman dari populasi kunci lain," kata Nafsiah.

Tampilan baru website Kementerian Kesehatan akan lebih memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi mengenai kesehatan. Tautan link AIDS Digital dan beberapa link terkait informasi kesehatan lainnya kini juga bisa diakses melalui website Kementerian Kesehatan yang memiliki tampilan baru.

Kini website Kementerian Kesehatan memiliki kelebihan dibanding sebelumnya, seperti bisa diakses dari handphone dan tablet, serta bisa terkait dengan berbagai link tentang kesehatan termasuk AIDS Digital. Menkes juga berharap website ini bisa melakukan pemutakhiran data secara periodik sehingga informasi mengenai kesehatan bisa terus di-update oleh masyarakat.